Kamis, 18 Agustus 2011

Para Hiu yang Unik-Basking Shark


Diantara semua jenis hiu, mungkin yang paling terkenal kedua setelah Great White Shark adalah Basking Shark. Tentu saja, ini bukanlah sebuah merk es krim Baskin n Robbin, tapi memang sebuah hiu yang penyebarannya hampir ada di seluruh dunia. Hadirin sekalian, perkenalkanlah, Basking Shark!



Taksonomi
Basking Shark seperti yang ditulis pada wikipedia, adalah hiu terbesar kedua setelah Whale Shark.
Saya menambahkan, apa yang dituliskan wikipedia dapat berlaku jika legenda Megalodon ternyata tidak ada atau Megalodon pernah ada, namun sudah punah. 

Lanjut mengenai Basking Shark, disebut Basking Shark karena sering dijumpai ketika makan dipermukaan, dan berjemur di permukaan air yang hangat.

Kata "makan dipermukaan" bukan berarti hiu tersebut naik ke daratan lantas memesan Big Mac di Mc Donald dan membayarnya di kasir. Tapi hiu tersebut terlihat dipermukaan air untuk makan plankton.

Beberapa contoh makanan Basking Shark

Adalah seorang Gunnerus yang pertama kali mendeskirpsikan dan memberi nama spesis tersebut tatkala ditemukan di Norwegia pada tahun 1765 ketika hewan tersebut diberi nama Squalus maximus.
Sebelum disahkan namanya Cetorhinus maximus dan Squalus maximus, beberapa ahli lain juga sempat memberikan nama. Tercatat ada delapan kali hiu tersebut berganti nama ilmiah dengan sembilan ahli yang telah memberi nama. Namun akhirnya, diputuskanlah nama ilmiah untuk Basking Shark sebagai Cetorhinus maximus, karena nama tersebut adalah yang paling tepat untuk mendekskripsikan Basking Shark. Dimana ketos berarti monster lautan atau paus, sedangkan rhinos yang berarti hidung. Maximus berarti raksasa atau besar. Dan kesemua kata tersebut berasal dari bahasa Yunani.

Lantas, jika digabung, apakah berarti artinya monster laut berhidung besar?

Hmm...sepertinya nggak begitu juga, sih. Maklum, saya bukan yang memberi nama.

Basking Shark rupanya dikenal juga dengan nama Sunfish atau Sailfish. Namun, di beberapa belahan Bumi, hiu ini juga memiliki beberapa nama lain selain Basking Shark, Sunfish dan Sailfish. Berikut adalah beberapa nama lain dari Basking Shark seperti yang tertulis pada web Florida Museum of Nature:
albafar (Portuguese), an liamhán gréine (Irish), beinhákarl (Icelandic), brugd (Swedish), brugda (Faroese), brugde (Danish), büyük camgöz (Turkish), büyükcamgöz baligi (Turkish), cação-peregrino-argentino (Portuguese), colayo (Spanish), dlugoszpar a. rekin gigantyczny (Polish), éléphant de mer (French), frade (Portuguese), gabdoll (Maltese), gobdoll (Maltese), jättiläishai (Finnish), kalb (Arabic), karish anak (Hebrew), koesterhaai (Afrikaans), k'wet'thenéchte (Salish), mandelhai (German), marrajo ballenato (Spanish), marrajo gigante (Spanish), peixe frade (Portuguese), peixe-carago (Portuguese), peixe-frade (Portuguese), peje vaca (Spanish), pèlerin (French), peregrino (Spanish), peshkagen shtegtar (Albanian), pez elefante (Spanish), pixxitonnu (Maltese), poisson à voiles (French), relengueiro (Portuguese), requin (French), requin pèlerin (French), reremai (Maori, reuzenhaai (Dutch), riesenhai (German), sapounas (Greek), squale géant (French), squale pèlerin (French), squalo elefante (Italian), tiburón canasta (Spanish), tiburón peregrino (Spanish), tubarão frade (Portuguese), and ubazame (Japanese).


Gigi-gigi yang ada pada rahang Basking Shark

Selain rahangnya yang mampu melebar, ciri-ciri khas lainnya dari Basking Shark ialah, insangnya yang hampir sepanjang kepalanya. Sirip ekor yang membentuk menyerupai bulan sabit menjadikan pembeda dari semua spesies yang ada. Demikian juga moncongnya yang berbentuk kerucut dan berukuran besar.



Insang yang panjang

Insangnya mampu melebar seiring melebarnya rahang

Selain itu, Basking Shark adalah hiu yang berbesar hati. Maksdunya disini, bukan berarti hiu ini sabar dan tawakal, melainkan memiliki hati yang sangat besar, memiliki ukuran 25% dari berat tubuhnya. 

Tapi yang perlu diketahui ialah, sekalipun hiu ini entah penyabar atau tidak, Basking Shark tergolong bukan pemburu manusia. Sebaliknya, hiu ini malah terancam punah oleh tangan manusia. Tidak diketahui jumlah pastinya, namun Basking Shark diburu karena minyak, sirip dan dagingnya. 

Sayangnya, terkadang manusia selalu mengkambing hitamkan hewan tertentu sebagai hewan buas. Padahal?

Sekalipun memiliki panjang yang lebih dari 12 meter, hiu tersebut berenang pelan ketika didekat permukaan air. 

Berbeda dengan beberapa spesies hiu lainnya, ketika berenang, Basking Shark menggerakkan tubuhnya dari sisi ke sisi. (tidak mengadalkan gerakkan ekor saja seperti beberapa spesies hiu lainnya). Kecepatan berenangnya pun tergolong pelan. Sekitar 5 kilometer per jam saja.

Lalu, daerah mana sajakah yang menjadi persebaran hiu tersebut?

Seperti yang telah saya tuliskan diatas, Basking Shark adalah hiu yang termasuk spesis kosmopolitan. Artinya, bisa ditemukan di hampir seluruh dunia terutama di perairan yang hangat. Berikut adalah peta persebaran dari Basking Shark:


Versi Florida Museum Natural Histor. Persebaran Basking Shark ditandai dengan yang bewarna merah

Versi Wikipedia. Persebaran Basking Shark ditandai dengan yang bewarna biru.

Mengenai reproduksinya, agaknya para ahli lebih menyakini bahwa Basking Shark adalah ovovivipar. Ukuran Basking Shark kecil berkisar sepanjang satu setengah meteran hingga dua meteran. Sedikit diketahui pula "berapa banyak" Basking Shark kecil yang mampu dibawa oleh sang induk. Hanya saja, menurut wikipedia, pernah ditangkap satu induk Basking Shark membawa 6 calon Basking Shark dewasa. 

Nah, selain berukuran kedua terbesar setelah Whale Shark, Basking Shark sendiri juga lumayan populer di dunia Cryptozoology. Mari kita simak dua berita yang terkenal mengenai penampakkan kriptid (makhluk Cryptozoology) yang ternyata adalah Basking Shark. 

  • Plesiosaurus New Zealand dan Zuiyo-Maru
Pada tahun 1977 Jepang dibuat bingung oleh penemuan aneh yang tidak biasa ditemukan di perairan Jepang. Adalah Zuiyo-maru yang mengangkap bangkai hewan tersebut dari kapalnya.


Bangkai tersebut dianggap adalah bangkai hewan reptil akuatik yang paling terkenal pada zaman Dinosaurs, yaitu Plesiosaurus.


Masalah kedua pun muncul seiring pemberitaan mengenai bangkai misterius tersebut:

Apakah bangkai tersebut memang bangkai Plesiosaurus?

Nah, jika Anda membaca ulasan saya mengenai Bangkai Plesiosaurus Russia, maka Anda akan mendapati bahwa bangkai yang "diduga Plesiosaurus New Zealand dan ditangkap oleh Zuiyo maru" hanyalah bangkai dari Basking Shark.


Sebuah ulasan menarik mengenai kesalah tafsiran antara Basking Shark dan Plesiosaurus bisa Anda baca di sini

  • Makhluk Misterius dari Stronsay
Sebuah bangkai misterius ditemukan pada tahun 1808 di sebuah tempat yang disebut pulau Stronsay. Stronsay sendiri terletak di dekat Skotlandia. Nah, bangkai tersebut tergeletak begitu saja setelah wilayah Stornsay diterjang badai. Sepertinya makhluk itu memang terhempas karena badai. Bangkai misterius itupun diukur. Dan didapatilah panjang makhluk tersebut berukuran 55 kaki.  Masalahnya, bagian ekor hewan tersebut hilang. Jika panjang tanpa ekor saja mampu mencapai 55 kaki, maka panjang total lengkap dengan ekor bisa lebih dari itu. Natural History Society dari Edinburgh tidak mampu mengidentifikasikan makhluk apa itu sebenarnya. Mereka mengasumsikan bahwa bangkai misterius tersebut berasal dari spesies baru. Mungkin pula spesies ular laut atau memang naga laut,  menurut mereka. 
Seorang ahli anatomi dari London, Sir Everard Home menyatakan bahwa makhluk tersebut semestinya tidak sepanjang itu. Dia beranggapan bahwa seekor Basking Shark yang membusuk mampu menyerupai Plesiosaurus (Pseudo-Plesiosaurs, menurut istilahnya).

Sir Everard Home

Sekitar empat puluh tahun kemudian, pada tahun 1849, seorang profesor yang bernama John Goodsir, menyatakan hal yang sebaliknya. Dia menyimpulkan bahwa bangkai tersebut tidak bisa disebut sebagai bangkai Basking Shark. Karena Basking Shark yang terbesar mampu sepanjang 40 kaki, sedangkan bangkai misterius dari Stronsay memiliki panjang 55 kaki. Jadi, andaikan memang Basking Shark, pasti hewan tersebut adalah Basking Shark yang tidak umum, atau spesies hiu lain yang mampu berukuran sepanjang 55 kaki (16 meter lebih). Yang jelas bukan bangkai Basking Shark yang sudah menelan lapangan bola sepanjang 55 kaki.

 John Goodsir

Untuk lebih jelasnya mengenai deskripsi bangkai misterius tersebut, akan saya sertakan data-data bangkai tersebut yang sudah saya dapat dari wikipedia:  
  • Bangkai Stronsay memiliki 55 meter panjang, yang diukur oleh tiga saksi (salah seorang adalah tukang kayu dan dua lainnya adalah petani)
  • Memiliki 4 kaki lebar dan memiliki keliling sekitar 10 kaki. 
  • Memiliki tiga pasang 'cakar' atau 'sayap'.Memiliki kulit yang halus, terasa ketika mengelus dari kepala ke ekor, dan kasar saat membelai ekor ke kepala.
  • Sirip nya yang bermata dengan bulu dan mempunyai 'surai' dari bulu semua di punggungnya.
  • Bulunya bersinar di gelap ketika basah.
  • Isi perut nya merah.
 Sketsa bangkai makhluk Stronsay buatan Sir Alexander Gibson pada tahun 1808

Sketsa lain mengenai bangkai makhluk tersebut

Penelitian lebih lanjut
Seorang peneliti genetika yang bernama Yvonne Simpson mengatakan bahwa kemungkinan bangkai tersebut adalah Basking Shark yang berukuran sangat besar. Mungkin pula spesies hiu yang berukuran sangat besar (biasanya betina lebih besar daripada yang jantan). Kemungkinan lain dari perwujudan bangkai makhluk Stronsay adalah Oarfish. 
Dr. Genetika Yvonne Simpson

Oarfish

Jadi, bisa dikatakan, kita sudah mempunyai dua pandangan mengenai makhlu misterius dari Stronsay tersebut. Jika tidak Basking Shark, ya Oarfish. 
Namun, apapun itu, hal itu memberikan kemungkinan pandangan baru mengenai apa itu Megalodon. Jika memang bangkai misterius Stronsay adalah Basking Shark, maka besar kemungkinan, Megalodon yang legendaris tersebut juga adalah Great White Shark yang berukuran sangat besar.  Karena kita tidak pernah tahu Basking Shark ukuran paling maksimun yang belum pernah ditemui berukuran berapa meter, karena Basking Shark selalu diburu manusia dan terancam punah. 

Para pemangsa Basking Shark
Sekalipun hiu tersebut merupakan salah satu hiu terbesar didunia saat ini, namun tidak lepas juga dari serangan predator. Predator peringat utama tentu saja manusia, yang kedua adalah paus pembunuh atau Orca. Namun hanya ada sedikit laporan Orca yang memburu Basking Shark. Di posisi berikutnya ada hewan yang disebut Lamprey. 

Mungkin yang terakhir sedikit asing ditelinga kita. Namun jangan khawatir, saya sudah menyertakan gambar Lamprey. Hewan yang terkenal sebagai parasit dari ikan hiu. 

Ini adalah kepala dari salah satu jensi Lamprey

Yang ini juga kepala salah satu jenis Lamprey

Nah yang ini adalah badan dari gambar kedua

Percayakah Anda bahwa hewan yang disebut Lamprey termasuk ikan? Lamprey menurut wikipedia Indonesia adalah ikan yang tidak sejati, karena bentuknya yang berbeda dari kebanyakan ikan. Hewan ini adalah parasit bagi ikan lain dan hiu.

Apakah ini tim paduan suara Lamprey?

Menurut catatan sejarah, Basking Shark memang sudah terkenal dari sisi komersialnya. Dagingnya untuk makanan, sedangkan kulitnya pun bisa digunakan. Hatinya yang besar mengandung banyak sekali minyak. Siripnya biasa digunakan untuk sup, bahkan tulang rawannyapun sangat berguna untuk pengobatan Cina. 

Itu memang terdengar seperti berita baik untuk manusia, namun berita buruk untuk bangsa hiu. Namun kini dunia sudah mulai mengambil langkah dengan mengadakan perlindungan untuk Basking Shark seperti negara Inggris, Irlandia, Malta, dan Florida. Sepertinya kita masih bisa melihat hiu yang paling mengesankan ini untuk waktu yang sangat lama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar